Rabu, 07 Juli 2010

UREA MOLASES MULTINUTRIENT BLOCK FORMULA BATAN

Pengenalan dan Pemanfaatan UMMB
UMMB adalah hasil penelitian yang dapat memberikan peluang kepada peternak untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha peternakan. Dari hasil penerapan UMMB kepada berbagai jenis ternak ruminansia di beberapa daerah menunjukkan adanya peningkatan produktivitas ternak baik pada daging maupun susunya. Bila dibandingkan
dengan biaya yang dikeluarkan untuk pembuatan UMMB, maka peningkatan produktivitasnya masih lebih besar. Penggunaan formula UMMB kepada masyarakat dimulai sejak akhir tahun 1987, tetapi masih terbatas pada daerah tertentu, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Dari uji coba tersebut hasil peningkatan rata-rata dapat mencapai 3% dibandingkan dengan ternak yang tidak diberi tambahan UMMB. Selanjutnya penyebarluasan penggunaan UMMB terus dikembangkan ke wilayah wilayah lain yang mempunyai potensi peternakan. Melalui program pemanfaatan iptek nuklir di daerah (Iptekda), sampai saat ini telah diterapkan UMMB di 23 propinsi yang meliputi Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Tujuan dari program Iptekda adalah pemberdayaan dan peningkatan kemampuan ekonomi, serta kemandirian masyarakat di daerah memanfaatkan teknologi. Hasil kajian dampak sosial ekonomi dari pengamatan lapangan terhadap penerapan hasil litbang melalui Iptekda, menunjukkan:
· Perbaikan pendapatan peternak
· Menumbuhkan swadaya masyarakat dalam usaha peternakan (pengadaan pakan pokok dan pakan suplemen )
· Meningkatkan kemampuan inovasi peternak dalam mengembangkan peralatan pembuatan pakan suplemen
· Mendorong berkembangnya kegiatan usaha baru dalam memproduksi UMMB.

Dari pengembangan teknologi suplemen pakan ternak bergizi tinggi yang diberi nama molase Blok atau Urea Molasses Multinutrient Block ( UMMB), sampai saat ini telah dihasilkan sebanyak 6 ( enam) formula dengan berbagai komposisi yang bertujuan agar
dapat diterapkan di daerah yang bahan bakunya dapat disesuaikan dengan formula yang ada








Formula I
Bahan Persen (%) Bahan dalam 10 kg
Molasses
Onggok
Dedak
Tepung kedelai
Tepung tulang
Kapur
Urea
Lakta mineral
Garam dapur 33
8
18
13
6
9
4.25
1.25
7.5 3.3
0.8
1.8
1.3
0.6
0.9
0.425
0.125
0.75
Jumlah 100 10 kg

Formula II
Bahan Persen (%) Bahan dalam 10 Kg
Molasses
Onggok
Dedak
Tepung daun singkong kering
Tepung tulang
Kapur
Urea
Lakta mineral
Garam dapur 39
5
13.50
14.50
6
9
4.30
1.20
7.50 3.900
0.500
1.350
1.450
0.600
0.900
0.430
0.120
0.750

Jumlah 100 10 Kg









Formula III
Jenis Bahan Persen(%) Dalam 10 Kg campuran
Molasses
Pollard
Bungkil biji kapuk
Tepung tulang
Kapur
Urea
Lakta mineral
Garam dapur 29.25
22.95
22.75
4.9
6.5
2.6
0.85
3.9 2.925
2.295
2.275
0.490
0.650
0260
0.085
0.390
Jumlah 100 10 Kg

Formula IV
Jenis Bahan Persen(%) Dalam 10 Kg campuran
Molasses
Onggok
Bungkil kedelai
Pollard
Tepung tulang
Kapur
Urea
Lakta mineral
Garam dapur
Jumlah 100 10 Kg










Formula V
Jenis Bahan Persen(%) Dalam 10 Kg campuran
Molasses
Onggok
Bekatul
Tepung tulang
Ampas kecap
Kapur
Urea
Mineral mix
Garam dapur 30
6
2.10
1.50
38.4
9
5
1
7 3.000
0.600
0.210
0.150
3.840
0.900
0.500
0.100
0.700
Jumlah 100 10 Kg


Formula VI
Bahan Persen (%) Campuran 10 kg
Molasses
Dedak
Bungkil kedelai
Tepung tulang
Garam
Kapur
Urea
Mineral mix 33
24
14
6
7.5
9
4.25
1.25
3.3
2.4
1.5
0.6
0.75
0.9
0.425
0.125

Jumlah 100 10 kg


Manfaat Suplemen Pakan
· Mengurangi defisiensi unsur mikro baik mineral, vitamin, asam amino maupun protein by-pass
· Meningkatkan efisiensi pencernaan pakan dalam lambung ternak ruminansis
· Meningkatkan produksi dan perbaikan kinerja reproduksi
· Memperbaiki nilai gizi pakan
Cara Pembuatan UMMB
Dalam pembuatan UMMB bahan-bahan yang digunakan adalah: molase, onggok, dedak, tepung daun singkong kering, tepung tulang, kapur, urea, lakta mineral dan garam dapur ( disesuaikan dengan formula yang diinginkan). Untuk pembuatan UMMB dapat dipilih salah satu formula tersebut di atas. Proses pembuatannya adalah seluruh bahan pada formula yang dibuat dicampur kecuali molase. Setelah bahan-bahan dicampur secara merata, kemudian molase ditambahkan kedalam campuran dan diaduk-aduk hingga tidak ada gumpalan-gumpalan, kemudian adonan dipanaskan/ digoreng dengan api kecil selama kira-kira 3 ( menit) atau 4 ( menit). Selanjutnya adonan UMMB yang masih panas tersebut dipres dalam wadah-wadah atau cetakan. UMMB telah siap untuk diberikan kepada hewan atau disimpan di tempat yang tidak lembab.
Cara Pemberian UMMB kepada Ternak
UMMB diberikan pada pagi hari sebelum hewan diberi pakan pokok.



Jumlah Pemberian
Ternak Jenis Jumlah
Ruminansia Besar Sapi potong
Sapi Dara
Sapi perah
Anak sapi berumur 6 bln-1thn

350-500 g/ekor/hari
150-250 g/ekor/hari
Ruminansia kecil Kambing, domba 75-150 g/ekor/hari

Pusat Diseminasi Iptek Nuklir
Gedung Perasten : Jl. Lebak Bulus Raya No. 49, Pasar Jum'at, Jakarta 12440
Kotak Pos : 4390, Jakarta 12043, Indonesia, telp : (021) 7659401, 7659402
Fax (021) 75913833, Email : pdin@batan.go.id, infonuk@jkt.bozz.com
www.batan.go.id, www.infonuklir.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar