Minggu, 11 Juli 2010

Penyakit skabies

Penyakit skabies adalah gangguan pada permukaan kulit akibat infestasi parasit eksternal (kutu). Penyakit ini sering juga disebut kudisan karena menyebabkan kerusakan pada permukaan kulit. Skabies sering mewabah pada kambing akibat cekaman misalnya pakan yang kurang baik jumlah maupun kualitas, kelembaban dan kepadatan kandang yang tinggi . Wabah disuatu kelompok ternak dapat juga terjadi apabila ada migrasi ternak dari luar yang telah terinfeksi skabies. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian ekonomi cukup tinggi bahkan sampai menimbulkan kematian. Skabies biasanya menular akibat kontak langsung dengan ternak sakit atau kontak dengan peralatan atau kandang yang telah tercemar parasit skabies.
Gejala terserang skabies dapat dilihat permukaan tubuh yang tidak ditumbuhi bulu seperti bagian muka dan mulut yang berwarna kemerahan atau mengering (pada kasus berat), bulu yang rontok pada bagian terserang terutama bagian punggung dan kaki bagian dalam.
Penanganan skabies paling efektif pada kasus yang berat adalah dengan penyuntikan ivomex dibawah kulit (subcutan). Pada kasus ringan pengobatan dapat dilakukan secara tradisional, misalnya mencampur belerang dengan oli bekas. Ternak yang telah terserang skabies sebaiknya diisolasi dan ditangani secara khusus. Pengobatan induk kambing yang terkena scabies dilakukan dengan penyuntikan ivomex secara intra muskuler

Tidak ada komentar:

Posting Komentar