Kamis, 15 Juli 2010

PENGARUH SUPLEMENTASI AMPAS TAHU DAN DEDAK PADI DALAM RANSUM DASAR RUMPUT LAPANGAN TERHADAP PERFORMAN KAMBING JANTAN PERANAKAN ETAWA Oleh : M. Yusuf Setiyawan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ampas tahu dan dedak padi serta kombinasinya dalam ransum terhadap performan kambing jantan peranakan etawa. Penelitian ini dilaksanakan di Tegalurung, desa Banyubiru, kecamatan Dukun, kabupaten Magelang, menggunakan 16 ekor kambing jantan peranakan etawa dengan bobot badan rata-rata 16,25 + 2,63 kg. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dan Rancangan Kovarian dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Ransum dasar pada penelitian ini berupa rumput lapangan dan perlakuan yang diberikan adalah suplementasi ampas tahu dan dedak padi dalam ransum, yaitu :
P0 (tanpa suplementasi),
P1 (400 gr ampas tahu),
P2 (200 gr ampas tahu + 200 gr dedak padi) dan
P3 (400 gr dedak padi).
Parameter yang diamati adalah :
konsumsi pakan,
pertambahan berat badan,
konversi pakan dan
feed cost per gain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi ampas tahu dan dedak padi serta kombinasinya berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi pakan, dan berpengaruh nyata (P<0,05) pada pertambahan berat badan dan konversi pakan serta menurunkan nilai feed cost per gain. Pertambahan berat badan pada P1 paling tinggi sedangkan konversi pakan dan feed cost per gain paling rendah dibanding dengan P0, P2 dan P3. Disimpulkan bahwa suplementasi ampas tahu 400 gr, merupakan suplemen yang optimal untuk performan kambing jantan peranakan etawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar